Pemerintahan

Bimtek FKP3 diikuti 35 Peserta dari Berbagai Organisas SAR

SUMEDANGKU.COM, CIMANGGUNG – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pertolongan di Gunung Hutan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Supriono mewakili Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan selama 3 hari terhitung sejak Jumat (17/03) hingga Minggu (19/03) di Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung dan aplikasi kegiatan di Gunung Kareumbi, Sumedang.

Kegiatan Bimbingan teknis diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari berbagai organisasi Potensi SAR di Jawa Barat khususnya yang tergabung dalam forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) Tingkat daerah meliputi Purwakarta, Subang dan Karawang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril  dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Supriono  menyebut bahwa kegiatan bimtek bagi potensi SAR merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Basarnas untuk melaksanakan pembinaan melalui penyelenggaraan pelatihan teknis khusus bagi potensi SAR baik setiap orang dan atau instansi/organisasi yang memiliki potensi pencarian dan pertolongan.

“Sebagai salah satu kantor yang memiliki wilayah kerja yang luas dan juga potensi bencana yang beragam, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung secara konsisten terus melaksanakan program pelatihan bagi potensi SAR baik berupa Bimbingan Teknis,” ujarnya.

Pelatihan Potensi SAR ataupun SAR Community, hal ini terus dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait SAR sehingga dapat membantu Basarnas dalam pelaksanaan pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, aman, terpadu dan terkoordinasi.

“Adapaun kegiatan kali ini difokuskan pada Teknik pertolongan di Gunung hutan yaitu pengetahuan tentang medical first responder (MFR), Navigasi darat dan evakuasi korban di Gunung Hutan,” tambahnya.

Pada akhir sambutan,  berharap semoga kegiatan bimtek ini bisa menambah semangat kemanusiaan, menghasilkan kesatuan pola piker dan pola tindak yang sama untuk memberikan pelayanan SAR yang efektif dan efesien.***

 

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button